MTM : Sejumlah Proyek Diduga Rugikan Keuangan Negara

No comment 28 views

Masyarakat Transparansi Merdeka (MTM) Lampung menemukan sejumlah proyek infrakstruktur yang diduga berpotensi merugikan negara.

Sejumlah proyek tersebut, menurut Ashari Hermansyah, Ketua MTM Lampung, Jumat (15/7/2022), hasil dari kegiatan survei dan monitoring MTM pada pekerjaan Infrastruktur Tahun Anggaran TA/2021. Terutama pada Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Provinsi Lampung dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung. 

"Juga pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Abdul Muluk (RSUD) Provinsi Lampung," kata Ashari.

Adapun rincian pekerjaan infrastruktur tersebut sebagai berikut:

A. Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, tersebar di 7 Kabupaten/Kota Seprovinsi Lampung :

1. Rehabilitasi Jalan Ruas Pugung Raharjo - Jabung (DAK), nilai Rp 33.166.570.758, Pelaksana PT. MPP (singkatan)

2. Pelebaran Penambahan Lajur Jalan mayjen H.M.Ryacudu nilai Rp 17.829.969.526, pelaksana PT. DT (singkatan)

3. Pembangunan Jalan Akses Dan Are Dvor Bandar Raden Intan II, nilai Rp 10.423.494.864, pelaksana PT. GBN (singkatan) 

4. Rekonstruksi Jalan Ruas Kota Gajah-SP. Randu, nilai Rp 12.418.507.982, pelaksana CV. MCKA (singkatan)

5. Rehabilitasi Jalan Ruas Lempasing - Padang Cermin, nilai Rp 4.691.968.766, pelaksana CV. WPP (singkatan)

6. Rekonstruksi Jalan Ruas Branti –Gedong Tatatan, nilai Rp 2.111.365.357, pelaksana CV. NK (singkatan)

7. Rekonstruksi Jalan Ruas Padang Cermin-SP.Teluk, nilai Rp 2.034.293.000, pelaksana CV. ADJ (singkatan)

8. Rekonstruksi jalan ruas Tanjung Sari - Pugung Raharjo, nilai Rp 2.065.055.000, pelaksana CV. KCM (singkatan)

9. Rekonstruksi Jalan Ruas Kali Rejo - Pringsewu, nilai Rp 2.145.000.000, pelaksana CV. SE (singkatan)

10. Rehabilitasi Jalan Ruas Kali Rejo – Bangun Rejo, nilai Rp 1.483.000.000, pelaksana CV. MK (singkatan)

11. Rehabilitasi Jalan Ruas Kedondong –Pardasuka, nilai Rp 1.572.600.000, pelaksana CV. SB (singkatan)

12. Rekonstruksi jalan ruas Belimbing Sari –Jabung, nilai Rp 1.712.500.000, pelaksana CV. BSW (singkatan)

13. Rehabilitasi Jalan Ruas Budi Utomo (Metro), Nilai Rp 1.857.793.000, pelaksana CV. PU (singkatan )

14. Rekonstruksi Jalan Ruas Sp.Randu – Seputih Surabaya, nilai Rp 2.502.294.822, pelaksana CV. AA (singkatan )

15. Rekonstruksi Jalan Ruas Metro – Tanjung Kari, nilai Rp 1.485.379.945, pelaksana CV. BR (singkatan)

16. Pelebaran Penambahan Lajur Jalan Ruas Sp. Korpri – Purwontani, nilai Rp 3.234.562.000, (singkatan)

17. Rekonstruksi Jalan Ruas Sp.Teluk Kiluan – Sp.Umbar, nilai Rp 2.560.000.000 (singkatan)

18. Rehabilitasi Jalan Ruas Metro –Kota Gajah, nilai Rp 1.469.173.000 pelaksana CV.KV (singkatan) 

19. Rekonstruksi Jalan Ruas Sp. Sidomulyo – Belimbing Sari, nilai Rp 1.360.858.000, pelaksana CV.ANK (singkatan)

20. Rehabilitasi Jalan Ruas Sukadamai - Kibang, Nilai Rp 1.227.512.240, pelaksana CV. RT (singkatan)

21. Rehabilitasi Jalan Ruas Jalan Budi – Utomo (Perubahan), nilai Rp 1.942.970.000 pelaksana CV. MK (singkatan )

22. Rehabilitasi Jalan Ruas Belimbing Sari - Jabung ( Perubahan), nilai Rp 1.941.873.650, pelaksana CV. SP (singkatan)

23. Rehabilitasi Jalan Ruas Jalan Lempasing – Padang Cermin (Perubahan), nilai Rp 3.876.001.292, pelaksana CV. RG (singkatan)

24. Rehabilitasi Jalan Ruas Kota Gajah – Simpang Randu (DAK), nilai Rp 2.040.783.841, pelaksana CV. SJA (singkatan)

25. Rehabilitasi Jalan Ruas Kali Rejp – Bangun Rejo (Perubahan), nilai Rp 974.619.000, pelaksana CV. SD (singkatan)

26. Rehabilitasi Jalan Ruas Metro- Tanjung Kari (Perubahan), nilai Rp 1.929.676.277, pelaksana CV. AGP (singkatan)

27. Rehabilitasi Jalan Ruas Kedondong – Parda Suka (Perubahan), nilai Rp 1.912.000.000, pelaksana CV. IPK (singkatan)

B. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, (pesawaran – bandar lampung)

1. Normalisasi Sungai Way Punduh Pidada, nilai Rp 4.854.952.133 pelaksana CV. LD (singkatan)

2. Normalisasi Sungai Way Belau, Nilai Rp 2.332.787.168 pelaksana CV. DB (singkatan)

3. Normalisasi Sungai Way Kuala, nilai Rp 1.654.060.395, pelaksana CV. DD (singkatan)

C. RSUD Abdul Muluk Provinsi Lampung (Bandar lampung)

1. Pembangunan Gedung perawatan neurologi, nilai Rp 21.603.912.806 Pelaksana PT. MWU

2. Pembangunan Gedung Perawatan Bedah Terpadu, nilai Rp 38.095.536.195, pelaksana PT. HJW

Berdasarkan keterangan Ashari Hermansyah, Dewan Direktur Masyarakat Transparansi Merdeka (MTM) Lampung, melalui keterangan tertulisnya, untuk instansi Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung terdapat 27 paket pekerjaan yang sudah dilakukan survei, terutama yang menjadi analisisnya pada bagian-bagian pekerjaan rekonstruksi, patching, perkerasan agregate, rigid paverment, lean concrete (lc), dinding penahan tanah/talud, ac- bc (asphalt concrete – binder course) dan ac-wc (asphalt concrete-wearing course.

“Memang setiap pekerjaan yang dilakukan manusia tidak seutuhnya sempurna, kemungkinan besar adalah kurangnya disiplin kerja penyedia jasa, kurangnya pengawasan ataupun pada perencanaan awal, namun kesimpulan sementara bahwa berdasarkan survei yang telah dilakukan pada tahun 2021 menyebutkan, bahwa patut diduga telah terjadi penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara," pungkas Ashari. (*)

author

Leave a reply "MTM : Sejumlah Proyek Diduga Rugikan Keuangan Negara"